-Akkadia-

Akkadia – Gerbang Sungai Tigris

by adhika-pustaka on Dec.20, 2009, under -Akkadia-

AkkadiaNovel : Akkadia : Gerbang Sungai Tigris

Goodreads Indonesia’s book of the month – February 2010

Sinopsis : Gadis itu berlutut dengan kedua tangan mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada Geledek keluar dari dalam tubuhnya, menembus lapisan-lapisan tebal baju putihnya yang berlumuran darah. Kepalanya mendongak. Tak sampai sedetik kemudian sinar merah menyambar dari sepasang matanya. Ratusan prajurit yang berada pada lintasan garis lurus dari puncak bukit hingga ke ujung lembah terbelah seketika. Potongan-potongan tubuh mereka hangus dalam jilatan api. Ada kegelapan di dalam diri gadis itu. Sesuatu yang sangat jahat.

Mesopotamia, abad ke-24 Sebelum Masehi

Pada masa itu Kerajaan Akkadia berhasil menaklukkan negeri-negeri di sekitarnya, dan untuk menahan serangan mereka seorang penyihir bangsa Elam dari tanah Persia menciptakan dinding ajaib di sepanjang Sungai Tigris. Naia, putri dari Kazalla yang negerinya telah dihancurkan Akkadia, bermaksud menyeberangi sungai dan meminta perlindungan pada bangsa Elam, namun di tengah perjalanan ia diserang dan harus terpisah dari para prajuritnya. Dalam keadaan terdesak Naia terpaksa mengambil keputusan tersulit: memanggil makhluk-makhluk terkutuk dari dunia kegelapan.

Gadis itu berlutut dengan kedua tangan
mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang
dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada
Geledek keluar dari dalam tubuhnya, menembus
lapisan-lapisan tebal baju putihnya yang berlumuran
darah. Kepalanya mendongak.  Tak sampai sedetik
kemudian sinar merah menyambar dari sepasang
matanya. Ratusan prajurit yang berada pada lintasan
garis lurus dari puncak bukit hingga ke ujung lembah terbelah seketika.
Potongan-potongan tubuh mereka hangus dalam jilatan api. Ada kegelapan
di dalam diri gadis itu. Sesuatu yang sangat jahatGadis itu berlutut dengan kedua tangan
mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang
dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada
Geledek keluar dari dalam tubuhnya, menembus
lapisan-lapisan tebal baju putihnya yang berlumuran
darah. Kepalanya mendongak.  Tak sampai sedetik
kemudian sinar merah menyambar dari sepasang
matanya. Ratusan prajurit yang berada pada lintasan
garis lurus dari puncak bukit hingga ke ujung lembah terbelah seketika.
Potongan-potongan tubuh mereka hangus dalam jilatan api. Ada kegelapan
di dalam diri gadis itu. Sesuatu yang sangat jahat.
6 Comments more...